"Mpok Cendol" Pejuang Rupiah Asli Bondowoso yang Menafkahi 4 Anak dan Ibunya
Bondowoso,Visioner Nusantara.Com_.
Mereka yang tengah mencari nafkah dengan bekerja kerap disebut sebagai pejuang rupiah. Banyak hal tak terduga yang harus mereka hadapi saat bekerja. Bahkan terkadang kondisi itu sampai menguras tenaga, pikiran, hingga perasaan mereka. Tak sedikit pula pengorbanan yang mereka dilakukan demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah.
Kisah pejuang rupiah bernama Maryanto asal Dusun Peterongan Desa Walidono Kecamatan Prajekan Bondowoso, keseharian lelaki ini berjualan keliling Cendol dawet, Petulo Serabi, Lopis Cenil dan makanan tradisional lainnya, dan mampu mempekerjakan tetangga sekitar.
Semua dagangannya dibandrol dengan harga lima ribu rupiah, uniknya Maryanto ini setiap akan, menjajakan dagangannya selalu berkostum wanita, dengan pernak-pernik lucu lainnya.
Sapaan akrabnya Mpok Cendol, karena kelucuannya setiap berjualan banyak para pelanggan selalu memvideokan dan posting di media sosial. Maryanto adalah sosok pekerja keras karena harus menghidupi empat anak dan merawat ibu kandung dan mertuanya yang sudah renta.
Tanpa lelah setiap sore tiba, Mpok Cendol harus menjajakan dagangannya dari Bondowoso hingga Situbondo, bahkan harus mengantar pesanannya hingga ke Banyuwangi.
Inilah kisah Maryanto Yang harus menjadi penjual cendol keliling.
(Yono).


