Semarak Ramai Penonton, Acara Lomba Pantomim Yang Diselenggarakan Di FL3SN Kecamatan Kedungkandang
Malang || Visioner Nusantara.con_.
Suasana yang penuh dengan kegembiraan diselenggarakan acara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN) digulirkan pada hari ini, Selasa 7 April 2026.
Dalam berlangsung acara tidak luput dari pemberitaan para Insan Media yang saat itu juga menghimpun berita FL3SN dilokasi gugus 2 Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Adapun yang di lombakan meliputi Lomba menyanyi tunggal, gambar bercerita,tari, seni kriya, mendongeng, menulis cerita dan pantomim. FL3SN di gugus 2 Kecamatan Kedungkandang ini diadakan di 2 tempat. Pertama di SD Negeri Mergosono 1 dan kedua di SD Negeri Mergosono 2.
Khusus untuk lomba Menyanyi tunggal dan Pantomim, di laksanakan di SD Negeri Mergosono 2.
Media Online secara khusus mendatangi SD Negeri Mergosono 2 untuk meliput lomba Pantomim. Alasannya karena Lomba Pantomim merupakan Lomba yang jarang dipertandingkan karena pantomim merupakan seni pertunjukan yang sangat jarang diajarkan pada kurikulum pendidikan Sekolah Dasar.
Alasan kedua, karena ada pelaku pegiat Film Nasional yang juga ketua Pasukan 08 DPW Kota Batu, yakni Gus Yuda Faqih yang menjadi salah satu Juri Lomba.
Peserta yang berjumlah 24 grup dari SD Negeri, SD Swasta dan juga SD Islam ini menyedot anemo masyarakat karena penampilan berbagai peserta yang lucu dan atraktif, lebih lebih pemain aktor nya adalah siswa SD.
Juri berjumlah 3 orang, baik dari perkumpulan masyarakat maupun kelompok Teater. Juri Lomba Pantomim antara lain, Edi Prayitno S. Sn selaku pegiat Seni Teater, Eko Budiono pegiat Teater Hampa Indonesia dan Muhammad Yuda Faqih, S. T., M. Sn yang merupakan penggiat Film Nasional sekaligus saat ini menjabat sebagai Ketua Pasukan 08 DPW Kota Batu.
Edi Prayitno memberikan penilaian bahwa gerakan gerakan dalam pantomim boleh di besar besarkan (distorsi) untuk menaikkan kreativitas dan daya tarik penonton.
Foto: Ketua Pasukan 08 DPW Kota Batu Gus Yuda Faqih, S.T,. M.Sn Bertopi Hitam Dengan Ciri Khas Gayanya.
Menurut Gus Yuda, panggilan akrabnya ikut serta juga meramaikan acara FL3SN lomba Pantomim, sebelum memberikan penilian terhadap peserta, maka para pendamping harus mendapatkan pelatihan di bidang seni teater pantomim. Sindiran Gus Yuda, bahwa pihak terkait dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang harus mengadakan pelatihan seni teater pantomim.
Selain itu, Slamet Anshori, S. Pd selaku ketua pelaksana mengeluhkan jaraknya waktu yang sangat mepet mengingat liburan cukup panjang, mulai dari libur Ramadhan hingga liburan hari Raya Idul Fitri.
Sedangkan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kedungkandang, Muhammad Sya'roni, S. Pd menyatakan bahwa baik peserta maupun panitia, mendapatkan tantangan keras untuk persiapan FL3SN kali ini karena adanya liburan yang panjang.
Akhirnya, hingga berita ini diturunkan, SD Negeri Model Telogowaru menjadi Juara 1 Lomba Pantomim, Juara 2 SDN Sawojajar 4 dan Juara 3 SDN Kotalama.
Slamet Anshori berharap melalui FL3SN ini mampu menerbitkan siswa siswi berprestasi di bidang non akademik.
(Bambang).




